Mengenai Saya

Foto saya
I am still 22 years old. Graduated from Chemical Engineering ITB. Part of @yli_ac. Struggling to be a Supply Chain Specialist in a Multinational FMCG Company. Twitter: @Ivanhadinata; Linkedin: http://id.linkedin.com/pub/ivan-hadinata-rimbualam/37/b26/58a

Jumat, 02 Juli 2010

Lomba Rancang Pabrik Tingkat Nasional (LRPTN) profile



Perkembangan industri kimia saat ini tidak lepas dari kemampuan dan kreativitas para insinyurnya, yang selalu memberikan ide-ide baru sehingga dapat memenuhi kebutuhan masyarakat. Kecakapan seorang insinyur tentunya tidak diperoleh secara instan, namun perlu dibentuk semenjak duduk di bangku kuliah. Untuk meningkatkan kemampuan dan kreativitas para calon insinyur teknik kimia, Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia (HIMATEK) ITB bekerjasama dengan Program Studi Teknik Kimia ITB mengadakan Lomba Rancang Pabrik Tingkat Nasional (LRPTN). LRPTN merupakan sebuah kompetisi rancang pabrik yang mengangkat tema-tema yang berkaitan dengan isu-isu aktual dalam dunia industri. Sampai sekarang, LRPTN telah berhasil diselenggarakan sebanyak 11 kali sejak tahun 1996.

LRPTN yang pertama kali diadakan diikuti oleh 8 kelompok peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia dengan dewan juri terpilih, yang memiliki kompetensi dalam menilai rancangan suatu pabrik dari sudut pandang keilmuan, khususnya Teknik Kimia. Rangkaian acara LRPTN diisi oleh pembicara-pembicara yang secara khusus diundang untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman menarik mereka berkaitan dengan tema dari tiap LRPTN. Semenjak LRPTN IV pada tahun 2000, kompetisi ini dikategorikan menjadi 2, yaitu kategori perancangan pabrik dan problem solving. Kategori perancangan pabrik ini dilombakan dengan pembatasan berdasarkan subtema utama dari LRPTN, sedangkan untuk kategori problem solving dilombakan untuk memfasilitasi ide-ide solutif dan inovatif dari mahasiswa dalam memecahkan masalah nyata yang sedang terjadi dalam suatu pabrik tertentu.

Selanjutnya, pada LRPTN V yang diselenggarakan pada tahun 2001, kategori LRPTN diubah menjadi 3 kategori, yaitu Lomba Rancang Pabrik Kategori A, Lomba Rancang Pabrik Kategori B, dan problem solving. “ Format kompetisi LRPTN dengan 3 kategori tersebut dianggap mampu memfasilitasi ide-ide solutif dan inovatif dari mahasiswa sehingga penyelenggaraan LRPTN berikutnya, mulai dari LRPTN VII hingga LRPTN XI mengikuti format yang hampir sama dengan LRPTN V. Banyak pihak memandang LRPTN merupakan suatu kegiatan yang memberi dampak positif bagi perkembangan mahasiswa Teknik Kimia di Indonesia dalam meningkatkan kemampuan aplikatif mahasiswa dalam melakukan suatu pra rancangan pabrik. Hal ini ditunjukkan dengan peningkatan jumlah peserta yang turut bergabung untuk mengikuti LRPTN ini tiap tahunnya.


Penyelenggaraan LRPTN diharapkan dapat menjadi suatu wadah berkarya bagi mahasiswa se-Indonesia dalam lingkup keilmuan Teknik Kimia. Selain itu, LRPTN ini juga diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan industri nasional.

Sejarah LRPTN

Sejarah LRPTN

Lomba Rancang Pabrik Tingkat Nasional (LRPTN) merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia ITB (HIMATEK ITB) sebagai sarana bagi mahasiswa untuk meningkatkan profesionalisme yang berkaitan dengan bidang keahliannya. HIMATEK ITB telah menyelanggarakan LRPTN sebanyak 11 kali.


LRPTN I 1996
LRPTN I diikuti oleh 8 kelompok peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Dewan juri beranggotakan tiga orang, yaitu Ir. Triharjo Indrawan Susilo (PT Rekayasa Industri), Ir. Lisminto (Group Olah Bumi Mandiri), dan Dr. Ir. Tatang Hernas Soerawidjaja (Departemen Teknik Kimia ITB). Namun, karena suatu halangan, pada saat final presentasi yang dilaksanakan pada 30 Mei 1996, Dr. Ir. Tatang Hernas Soerawidjaja digantikan oleh Ir. Wahyudi Budi Setiawan, SU, Ph.D (Jurusan Teknik Kimia Universitas Gajah Mada). Pembicara utama pada acara final presentasi adalah Ir. Arifin Tasrif (PT Rekayasa Industri) dan Ir. Pangestu Widodo, M.Sc. (PT Kramapadma Tekalumni).
Pemenang LRPTN I 1996 adalah:
Juara I : Pembuatan Cider Vinegar dari Apel Malang
Oleh Redy Ferryanto dan Agung Kurniawan (Teknik Kimia ITB)
Juara II : Pembuatan Nata de Pina dari Limbah Pengalengan Nanas
Oleh Dave Firdaus dan Kaidy Kosim (Teknik Kimia ITB)
Juara III : Pabrik Kalsium Laktat dari Tetes Tebu dengan Proses Fermentasi
Oleh Rachman Rukmana dan Puguh Ariwibowo (Teknik Kimia UPN Veteran Surabaya)
Juara Harapan : Pembuatan Ethyl Tertiary Butyl Ether (ETBE) dari Isobuthylene dan Ethanol
Oleh Lisman Komaladi (Teknik Kimia UGM)


LRPTN II 1997
LRPTN II diikuti oleh 13 kelompok peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Dewan juri beranggotakan 3 orang, yaitu Ir. Yoga Praptomo Suprapto (PT PERTAMINA), Ir. Bambang Heryanto (PT Inti Karya Persada Teknik), dan Ir. Wahyudi Budi Setiawan, SU, Ph.D (Jurusan Teknik Kimia UGM).
Pemenang LRPTN II 1997 adalah:
Juara I : Produksi Xanthan Gum
Oleh Heru Taufan Widiatmoko dan Muhammad Haryanto
Juara II : Rancangan Pabrik Poli Hidroksi Alkanoat
Oleh Khairul Akbar dan Andi Sabar Andriansyah
Juara III : Perancangan Pabrik High Fructose Syrup (HFS)
Oleh Dominikus Djago Djoa dan I Gede Aryana Mahayasa
Juara Harapan : Pabrik Crode Asam Alginat dari Alga Laut Sargassum Sp.
Oleh Ester Lenri dan Ariani
Rancangan Pabrik Asam Glutamat dari Tepung Gaplek secara Fermentasi
Oleh Budi Setiawan Prasetya dan Heru Prasetya


LRPTN III 1998
Pada mulanya LRPTN III akan diselenggarakan pada tahun 1998, akan tetapi karena tidak memungkinkannya situasi dan kondisi pada saat tersebut, maka LRPTN III baru dapat diselenggarakan pada tahun 1999. Pada lomba kali ini kriteria lomba mulai dipersempit dengan membatasi penggunaan bahan baku yang terdiri dari hasil hutan, pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan.
Penyempitan kriteria ini menyebabkan penurunan kelompok peserta menjadi hanya 8 kelompok dari berbagai perguruan tinggi negeri di Indonesia. Dewanjuri beranggotakan 3 orang, yaitu: Ir. Nyoman Mahayana (PT Inti Karya Persada Teknik), Ir. Derom Bangun (Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia), dan Ir. Hanafi Pratomo (Jurusan Teknik Kimia ITS). Namun, karena suatu halangan, pada final presentasi yang dilaksanakan tanggal 21 Juni 1999, Ir. Hanafi Pratomo digantikoan oleh Ir. Tantowi Ismail (Jurusan Teknik Kimia ITS). Pembicara utama pada acara final presentasi adalah Dr. Ir. Gatot Ibnu Santoso (Depperindag RI) dan Ir. Derom Bangun.
Pemenang LRPTN III 1999 adalah:
Juara I : Pembuatan Lisin-Sulfat dari Molase secara Fermentasi dengan Corynebacterium glutamicum
Oleh Barkah Widyanto dan Made Tri Ari Penia K. (Teknik Kimia ITB
Juara II : Produksi Aseton-Butanol
Oleh Andi Priyono dan Firdaus (Teknik Kimia ITB)
Juara III : Pra Rencana Pabrik Alkohol dari Ubi Kayu
Oleh Eveline Adikarjo dan F. Richard Gunawan (Teknik Kimia ITN)
Juara Harapan: Pembuatan Asam Sitrat dengan Bahan Baku Ubi Jalar
Oleh Jimmy dan Yenny Yosepha (Teknik Kimia Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya)


LRPTN IV 2000
LRPTN IV diikuti oleh 11 kelompok peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Pada LRPTN IV ini, pertama kali diperlombakan kategori Problem Solving. Dewan juri beranggotakan 7 orang, yaitu: Ir. G. Napol Naibaho, Ir. Diyan Supramono, M.Sc, Ir. Partedjo Mawato, Ir. Bob Indiarto, Ir. Amin Nugroho, Ir. Ilham Pratopo, dan Ir. Reynaldo Flores.
Pemenang LRPTN IV 2000 adalah:
Juara I : Pembuatan Plasticizer melalui Esterifikasi Asam Risinolenat
Oleh Lusiawati dan Beatrix (Teknik Kimia ITB)
Juara II : Pembuatan Metil Ester Asam Lemak
Oleh Ali Fahrudin dan Priambudi (Teknik Kimia ITB)
Juara III : Pabrik Fatty Alkohol dari Fatty Acid
Oleh Hermawan dan Noviastuti (Teknik Kimia Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya)
Juara Harapan: Pabrik Lyso-Lecithin dengan bahan Abku Minyak Kedelai
Oleh Yohanes Kurniawan dan Roy Hari Asasi (Teknik Kimia Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya)
Pemenang Kategori Problem Solving adalah:
Juara I: Penanganan Korosi pada Heat Exchanger
Oleh Lusiawati (Teknik Kimia ITB)
Juara II: Problematik Pendingin dengan Air di Pabrik Amonia Teknologi Kellog
Oleh Ali Fahrudi (Teknik Kimia ITB)
Juara III: Penanggulangan Masalah Alat Penukar Panas dengan Air Bubbling dan Galvanisasi
Oleh Tiar Mukti Arta (Teknik Kimia Universitas Muhammadiyah Jakarta)


LRPTN V 2001
Pada LRPTN V ini terdapat 3 kategori perlombaan, yaitu Kategori A, Kategori B, dan Kategori C untuk problem solving. Pada LRPTN V ini, untuk pertama kalinya diselenggarakan Lomba Rancang Pabrik berbahasa Inggris khusus untuk Kategori A.
Pemenang LRPTN V 2001 Kategori A:
Juara I : Plant Design Production of Cocoalkylan from Coconut Oil
Oleh Kuntho Prasetiyo dan Daning Nursilasari (Teknik Kimia ITB)
Juara II : Plant Design of Hardened Oil from Cotton Seed
Oleh Anna Novita dan Erdhi Budiyanto (Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya)
Pemenang LRPTN V 2001 Kategori B:
Juara I : Perancangan Pabrik Salad Oil dari Biji Kecipir
Oleh Johan Utomo dan Fesia Lestari (Universitas Katolik Parahyangan Bandung)
Juara II : Pabrik Eugenol dari Minyak Cengkeh dengan Proses Ekstraksi dan Distilasi
Oleh Hari Saryono dan Arif Rahman Sobri (Teknik Kimia ITS)
Pemenang Kategori Problem Solving:
Juara I : Modifikasi Proses
Oleh Lisa Nafizah (Teknik Kimia Universitas Muhammadiyah Jakarta)
Juara II : Minimasi Pertumbuhan Fouling pada Preheater Umpan CNO dengan Menyempurnakan Proses Pretreatment (Teknik Kimia UPN Veteran Surabaya)


LRPTN VI 2002
LRPTN VI diikuti oleh 18 kelompok peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Dewan juri beranggotakan 9 orang, yaitu Radian Z. Hosen, Agung Nurjati Seno, Dr. Ir. Arief Widjaja, M, Eng., Andreas Widodo, Turiba Taryama, Supranto, Dr. Subagjo, Kamarza Mulia, Harun Al Rasyid.
Pemenang LRPTN VI 2002 Kategori Rancang Pabrik A:
Juara I : Preliminary Design of Fatty Alcohol Ethoxylate Plant
Oleh Adam Nur Bawono dan Yance Dapot Panangian Gultom (Universitas Indonesia)
Juara II : Plant Design of Fatty Alcohol Based Shampoo
Oleh Handiman Sudjana dan Wili liuwanto (Universitas Katolik Parahyangan Bandung)
Pemenang LRPTN VI 2002 Kategori Rancang Pabrik B:
Juara I : Perancangan Pabrik Keramik Lantai Kapasitas 28.000 m2/hari
Oleh Irfan Purnawan dan Lisa Nafizah (Universitas Muhammadiyah Jakarta)
Juara II : Pembuatan Aluminium Sulfat dari Kaolin
Oleh Jati Susilo dan Suliasih (Institut Teknologi Adhitama Surabaya)
Pemenang LRPTN VI 2002 Kategori Problem Solving:
Juara I : Pengendalian Temperatur Operasi Reaktor Metanol dan Kerak pada Penukar Panas
Oleh Antonius Indarto (ITB)
Juara II : Control Temperature di Reaktor Metanol dan Pengendalian Quality Sea Cooling Water Heat Exchanger
Oleh Ferry Gunardi (Universitas Katholik Parahyangan Bandung)


LRPTN VII 2003
Selama pelaksanaan LRPTN 2003 ini, terdapat kategori yang diperlombakan dan kategori yang hanya dipresentasikan. Kategori yang diperlombakan adalah Lomba Rancang Pabrik Kategori A dan Kategori B, sedangkan kategori yang hanya dipresentasikan adalah kategori Problem Solving dan Modifikasi Proses.
Pemenang LRPTN VII 2003 Kategori Rancang Pabrik A:
Juara I : Preliminary Plant Design of Drying Oil from Crude Castor Oil
Oleh Grace Chandra dan L. Surya Hadi Wijaya (Universitas Indonesia)
Juara II : Production of Undecylenic Acid from Castor Oil
Oleh Sahat Aditua F.S. dan Fikarina (ITB)
Juara III : Preliminary Plant Design of Turkey Red Oil as Castor Oil’s Derivative
Oleh Maria Chandra dan Diana Sasmitapura (Universitas Parahyangan)
Pemenang LRPTN VII 2003 Kategori Rancang Pabrik B:
Juara I : Perancangan Awal Pabrik Furfural di Indonesia
Oleh Johannes Anton Witono dan Made Satria Guna (Universitas Indonesia)
Juara II : Prarencana Pabrik Xylitol dari Sekam Padi dengan Proses Hidrolisa dan Hidrogenasi Kapasitas 1500 toh/tahun
Oleh Retno Wulandari dan Yusuf Nurmansah (ITN Malang)
Juara III : Prarencana Pabrik Pupuk NPK dengan Hasil Samping Energi Listrik
Oleh Warsono dan Eka Mirdyawati (Universitas WR Supratman Surabaya)
Kategori Problem Solving:
Presentasi: Optimalisasi Steam System di PT Medco Methanol Bunyu, Pemanfaatan Steam Untuk LP Steam Turbin
Oleh Gunawan Sutedjo (ITB)
Kategori Modifikasi Proses
Presentasi: Modifikasi Pabrik Gula d PTPG Rajawali-Jatitujuh
Oleh Lia M. Umar, Bayu Alamsari, Sri Susanti, Gunawan Sutedjo, Khoirul Ardityawarman, dan Herdi Martiadi (ITB)



LRPTN VIII 2005
Selama pelaksanaan LRPTN 2005 ini, terdapat 2 kategori yang diperlombakan dan 1 kategori yang hanya dipresentasikan. Kategori yang diperlombakan terdiri dari Lomba Rancang Pabrik Kategori A dan Kategori B. Sedangkan kategori yang hanya dipresentasikan adalah kategori Problem Solving. Tema utama yang diangkat adalah Optimasi Sumber Daya Alam Terbarukan dengan subtema Kategori A adalah Perancangan Pabrik Biodiesel dan untuk Kategori B adalah Pemanfaatan Limbah Agroindustri, dan Kategori Problem Solving: Optimalisasi Steam/Carbon Ratio di PT Medco Methanol Bunyu.
Pemenang LRPTN VIII 2005 Kategori Rancang Pabrik A:
Juara I : Biodiesel Plant Design from Jatropha and Palm Oil
Oleh Ariestya Arlene dan Johny (Universitas Parahyangan)
Juara II : Used Palm Cooking Oil Based Biodiesel Plant Design
Oleh Evi Christine dan Ahmad Arifin A (Universitas Parahyangan)
Juara III : Biodiesel Production from Crude Palm Oil
Oleh Marissa C.L. Sutanto dan Erwin (Universitas Surabaya)
Pemenang LRPTN VIII 2005 Kategori Rancang Pabrik B:
Juara I : Perancangan Pabrik Pektin dari Limbah Kulit Buah Coklat
Oleh Ronny Irianto dan Hermanto Rudy (Universitas Parahyangan)
Juara II : Perancangan Pabrik Pembuatan Kitosan dari Cangkang Udang
Oleh Iwan Luison dan Nicholas Daniel (Universitas Parahyangan)
Juara III : Perancangan Pabrik Ethanol (Fuel Grade) dengan Bahan Baku Ampas Tapioka
Oleh Indra Kusumah dan Padmo Pradityo (Universitas Muhammadiyah Jakarta)
Kategori Problem Solving:
Juara I : Sumpono Bayu Aji (Institut Sains dan Teknologi AKPRIN Yogyakarta)
Juara II : Alfajri Hasdi Aimon (Institut Teknologi Bandung)
Juara III : Imma Nuella (Institut Teknologi Bandung)


LRPTN X 2008
LRPTN X mengusung tema Pemenuhan Kebutuhan Bangsa melalui Optimalisasi Potensi Sumber Daya Alam Nasional. Kategori yang dilombakan dalam LRPTN X antara lain adalah:
Kategori A : Pemanfaatan Sumber Daya Alam Nasional Untuk Memenuhi Kebutuhan Pangan dan Bahan Kimia Antara,
Kategori B: Pemanfaatan Sumberdaya Alam Nasional Untuk Memenuhi Kebutuhan Bahan Bakar Industri dan Transportasi, dan
Kategori C: Problem Solving dengan tema Optimasi Kolom Fraksinasi UP II Dumai.
Pemenang LRPTN X 2008 Kategori Rancang Pabrik A:
Juara I : Prarencana Pabrik Biskuit Bayi Kaya Protein dan Karbohidrat
Oleh Erzalina Hernowo dan Lina (Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya)
Juara II: Pembuatan Metanol Berbahan Baku Gambut
Oleh Habib A G A Z dan Eka Satrya Bontang (ITB)
Juara III: Prarancangan Pabrik Tepung Kappa Karaginan dari Rumput Laut Euchema Cottonii Kapasitas 900 ton/tahun
Oleh Akhmad Kurniawan dan Muhammad Subhan Missuari (Universitas Gajah Mada)
Pemenang LRPTN X 2008 Kategori Rancang Pabrik B:
Juara I : Pabrik Biomass to Liquid Minyak Diesel dati Tandan Kosong Sawit
Oleh Aditya Farhan Arif dan Arief Plantalukmana (ITB)
Juara II: Pra Rencana Pabrik Biodiesel dari BIji Jarak Pagar dengan Proses Transesterifikasi Dua Tahap Kapasitas Produksi 50.000 ton/tahun
Oleh Cipta Ramadhoni P. dan Daesy Hendria Astutik (Institut Teknologi Nasional)
Juara III: Rancangan Pabrik Bio-Ethanol dari Singkong Big Cassava Darul Hidayah dengan Proses Fermentasi Kapasitas 210.000 kl/tahun
Oleh Nuraenie dan Lina Maisyanti (Universitas Muhammadiyah Jakarta)
Kategori Problem Solving:
Juara I: Ridha Nugraha dan Angga Nugraha (Institut Teknologi Bandung)
Juara II: Tirta Wijaya Gunawan dan Franky J. Lumbantoruan (Institut Teknologi Bandung)
Juara III: Sayidatul Khoiriyah dan Ekasari Salubongga (Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya)

LRPTN XI 2010
LRPTN XI yang dilaksanakan pada bulan April 2010 ini bertemakan Pengembangan Industri Kimia Berbasiskan Sumber Daya Daerah sebagai Pendorong Kemandirian dan Daya saing Perekonomian Nasional. Dengan dewan juri beranggotakan 7 orang dan 1 lembaga, yaitu
Prof. Ir. Panut Mulyono, M.Eng., D.Eng., Ir. Lisminto, Ricky Hikmawan Wargakusumah, ST., MH., Prof. Dr. Heru Setyawan, Ir. Antonius Bambang Koryanto, Prof. Dr. Ir. H. Setijo Bismo, DEA., Ir. Novi Ariharnomo, dan PT Rekayasa Industri.


Lomba Rancang Pabrik tersebut dikategorikan menjadi beberapa bagian dengan perincian:
Kategori A: Pengembangan Industri Kimia Berbasiskan Potensi Sumber Daya Hayati Hasil Pertanian, Perkebunan, dan Kehutanan.
Kategori B: Pengembangan Industri Kimia Berbasiskan Potensi Sumber Daya Mineral, dan
Kategori C: Problem Solving dengan tema fenomena kavitasi pada start-up pompa Amonia di PT. KALTIM PASIFIK AMONIAK.
Setelah melewati berbagai tahap seleksi dan penjurian, berikut nama-nama pemenang Lomba Rancang Pabrik Tingkat Nasional (LRPTN) XI:
Kategori A:
Juara 1
Pabrik Pine Oil dari Minyak Terpentin
Oleh : Giffi Abdurrahman, Riska SuciM., Cinta Dwi W (Institut Teknologi Nasional)
Juara 2
Pabrik Pektin dari kulit jeruk bali dengan kapasitas 500 ton/tahun
Oleh Rais Agung Wibowo, yovita Anggraeni P., Inga Resa R. (universitas Gajah Mada)
Juara 3
Pabrik Gula Isomaltulosa Berbahan Baku Nira Nipah dari Kabupaten Bone Sulawesi Selatan
Oleh : Hanny, Nuny Nurhafny, M. Fira Fitriana (Institut Teknologi Bandung)
Kategori B
Juara 1
Pabrik Regenerasi Limbah Bleaching Earth dari Pabrik Minyak Goreng
Oleh : Nugraha Yohanes Arifpin, Karina Natasia, Gunawan (Institut Teknologi Bandung)
Juara 2
Perancangan Pabrik Garam Industri Berkapasitas 500.000 Ton/tahun
Oleh : Enrico Meidensha Janior, Khasin Fuadi, Nazrul Munir (Institut Teknologi Bandung)
Juara 3
Pabrik Keramik Granito
Oleh : Aria Hayuning P, Yollan Dana O, Fatmasari (Universitas Muhammadiyah Jakarta)
Kategori C
Juara 1
No Modification
Oleh : Agung Nur Hananto Putro, Zulfahmi (unifersitas Diponegoro)
Juara 2
Insulation Replacement
Oleh : Harianto, Yoppy Prasetya (Institut Teknologi Bandung)
Juara 3
CO2 Refrigerant
Oleh : Johan Adiguna, Edwin Wibisono (Institut Teknologi Bandung)

Jumat, 20 November 2009

Majulah Zero Waste Event Volunteer!


Bisakah kita membayangkan jika di setiap kegiatan yang kita selenggarakan menghasilkan sampah dalam jumlah yang banyak?Apalagi jika kita menyelenggarakan kegiatan yang menghasilkan sampah-sampah stereofoam, plastik, dan sampah B3.
Gerakan mahasiswa untuk mengurangi jumlah produksi sampah (organik, anorganik dan kertas) di setiap kegiatan kemahasiswaan telah membuat saya tergugah. "
Mari kita buat setiap kegiatan yang kita laksanakan menuju Zero Waste Event", yang menghasilkan sampah dalam jumlah seminimal mungkin.
Semangat pejuang Zero Waste Event.

Sabtu, 22 Agustus 2009

Zero Waste Event Open House Unit ITB 2009


Saya turut bangga akan diselenggarakannya kegiatan "Zero Waste Event pada Open House Unit ITB 2009" tahun ini. Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian para mahasiswa terhadap lingkungan sekitar kampus mereka. Tim Zero Waste Event merupakan kumpulan relawan mahasiswa yang meluangkan waktu mereka untuk peduli terhadap lingkungan kampusnya melalui program meminimalisir terbentuknya sampah dalam berbagai event di kampus mereka. Program ini merupakan kerjasama dari berbagai himpunan dan unit di kampus beserta lembaga-lembaga lain di kampus untuk mewujudkan Eco-Campus di suatu saat nanti.

Zero Waste Event mempunyai tujuan utama 3 R bagi sampah yang terbentuk dalam suatu event yaitu Reduce, Reuse dan Recycle. Sampah diupakan dibuang dalam keadaan terpisah sehingga akan lebih mudak diolah kemudian. Misalnya untuk sampah yang mudah membusuk bisa langsung diolah menjadi kompos dan digunakan bagi penyubur tanaman. Terbentuknya sampah sangat diupayakan untuk diminimalisir semaksimal mungkin sehingga suatu kegiatan besar tidak menghasilkan sampah yang terlalu banyak, apalagi sampah yang berbahaya seperti stereofoam. Sampah lebih baik diolah sendiri setelah dipilah-pilah sebelum dibuang ke tempat pembuangan sementara, Jadi lebih baik kita mengelola sendiri sampah yang kita hasilkan dibandingkan hanya memindahkan gundukan sampah ke lokasi lainnya tanpa diolah. Dalam kegiatan kali ini sampah dipilah-pilah menjadi sampah kertas, sampah mudah membusuk dan sampah tidak mudah membusuk. Bagi sampah yang sukar sekali untuk membusuk seperti stereofoam, plastik kresek hitam, sampah baterai akan dibuang ke tempat khusus yang dinamakan Zero Waste Indicator, yang merupakan indikator seberapa banyak sampah berbahaya yang berada di lingkungan event tersebut. Ada zona green, yellow dan red pada Zero Waste Indicator. Jika tumpukan sampah berbahaya dalam wadah ini semakin menuju ke zona Red, maka hal ini mengindikasikan bahwa kegiatan ini semakin menghasilkan sampah yang semakin tidak Zero Waste.

Dalam kegiatan kali ini tim zero waste terbagi 3, ada Zero Waste Spot (di dekat lokasi tong pemilahan untuk membuang sampah), Zero Waste Center (Pusat informasi bagi kegiatan Zero Waste,berupa informasi mengenai cara-cara me-recycle sampah, daur ulang kertas, takakura / composting, dll) dan Zero Waste Indicator.

Rabu, 24 Juni 2009

Bagaimana Mengubah Kekalahan Menjadi Kemenangan?


Banyak sekali kejadian atau pengalaman bagi banyak orang dalam mengalami kejatuhan, kegagalan dalam melakukan sesuatu. Misal, gagal dalam meraih project, gagal dalam ujian, gagal meraih pekerjaan, dll. Lalu bagaimanakan kita belajar menjadi orang sukses? Orang sukses tahu cara mengubah cara pikir(mindset) dari sebuah kekalahan, kegagalan, kejatuhan menjadi sebuah awal kemenangan. Lalu bagaimana? Saya membaca sebuah buku menarik, judulnya "The Magic of Thinking Big" karya David J. Schwartz. Adalah mungkin untuk mencari persamaan/ mencocokan orang terbuang, menengah dan orang yang sukses dalam tiap hal. Misalnya usia, pekerjaan, background pendidikan, kepandaian, kekayaan, nationality,dll. Namun satu hal yang tidak dapat dicocokan yaitu respons mereka terhadap sebuah kegagalan. Apa itu?

Kebanyakan orang sekarang menjadi orang yang terpukul gagal, ia jatuh, ia gagal pula untuk bangkit. Ia hanya berbaring di tempatnya terjatuh saja. Akan tetapi Tuan sukses akan mempunyai repons yang berbeda. Ia segera bangkit dr kejatuhannya, belajar dari kesalahannya dan melupakan pukulan tersebut dan bergerak maju menatap masa depan yang cerah. Yang diperlukan dunia yaitu hanyalah orang tekun yang tidak pernah berpikir bahwa dirinya kalah.

Kekalahan hanyalah sebuah keadaan pikiran. Pikiran kita yang menentukan kekalahan atau awal kebangkitan. Berhentilah menyalahkan takdir, karena tidak akan membawa kita ke tempat yang kita tuju. Yakinlah bahwa kita bisa bangkit dr kekalahan kita. Pikiran adalah senjata kita untuk bangkit. Refleksikan diri kita sejenak ketika kita gagal, pikirkan poin-poin ini berulang-ulang dan cari penyelesaian masalah dr kegagalan kita, pelajari kegagalan kita dan lakukan lebih baik lagi di kemudian hari.

1. Katakan kepada diri Anda sendiri bahwa " Pasti ada jalan"
2. Ambil nafas dan mulailah sekali lagi


Pelajari segala kegagalan kita dengan cermat dan detail untuk menjadi jalan bagi kita untuk sukses. Lanjutkan kemenangan di kesempatan berikutnya. Jadikan anda kritikus tajam bagi diri Anda sendiri, selidiki kekurangan dan kesalahan anda agar terjadi perubahan yang luar biasa di dalam diri Anda. Gabungkan ketekunan Anda dengan ekesperimen dan ingatlah sisi baik tiap situasi sehingga Anda mampu selalu bangkita dari setiap kegagalan. Amin..

Senin, 06 April 2009

Si Sukses Senang Hal Simpel


Beberapa waktu yang lalu, kira-kira sekitar 1 bulan yang lalu gw menghadiri suatu seminar motivator yang dibawakan oleh motivator terkenal di Asia. Seminar tersebut didatangi oleh lebih dari 1000 peserta. Makna dari seminar itu sangatlah berbobot dan penting bagi perubahan kehidupan kita kalau ingin menjadi orang sukses. Ada 1 pernyataan yang masih mengiang-ngiang di telinga saya sampai saat ini. Motivator terkenal di Asia berkata " Apa beda orang sukses dan tidak ?" Jawabnya ," bedanya yaitu " Orang sukses membuat hal yang rumit menjadi SIMPEL sedangkan orang pintar dan gagal mengubah hal SIMPEL menjadi rumit ! " Pernyataan yang luar biasa tersebut telah menyadarkan saya berkali-kali lipat lebih sadar bahwa " Si Sukses Senang Hal SIMPEL". Oiya, sadar kan kita..

Sebuah ilustrasi dari motivator terkenal tersebut untuk mempertegas pernyataan tersebut. Sebuah cerita lampau dari Amerika & Rusia. Astronot Amerika ketika terbang ke luar angkasa (ke luar bumi) untuk melakukan survei, penelitian atau hal-hal scientist lainnya mengalami sebuah hambatan. Ketika astronot Amerika mau mencatat hasil penelitiaanya atau hasil yang ditemukannya di luar angkasa, astronot tersebut tak bisa karena Pen yang digunakan tintanya terbang-terbang. Tinta pen yang digunakan terbang-terbang karena di luar angkasa gravitasinya sangat kecil sekali. Lalu astronot tak bisa mencatat akibat kondisi seperti itu. Kemudian scientist-scientist di Amerika melakukan riset dan penelitiaan dengan budget yang luar biasa besarnya demi menemukan cara agar tinta pennya tidak terbang-terbang , dalam rangka menciptakan pen khusus gravitasi kecil. Waw uang yang dibuang kata motivator tersebut sangat banyak. Tapi astronot Rusia beda, dia ketika ke luar angkasa jika mau mencatat sesuatu tidak menggunakan pen karena tidak bisa. Sehingga dia menggunakan pencil. Pencil ternyata bisa digunakan di gravitasi rendah sekalipun.

Waw, lihatlah 2 kondisi ini. Terbukti kan bahwa " Orang sukses membuat hal yang rumit menjadi SIMPEL,sedangkan orang pintar dan gagal mengubah hal SIMPEL menjadi rumit ! ". Contoh lainnya : Dosen yang berhasil/ sukses mengajar adalah dosen yang mampu mengubah materi perkuliahan yang rumit dalam text book tebal menjadi konsep-konsep materi yang simpel sehingga materinya dapat diterima dengan mudah oleh mahasiswanya. Jadi kalau mau belajar menuju proses ke Si Sukses, mulailah belajar mengubah hal-hal yang rumit menjadi simpel !

Minggu, 15 Maret 2009

Pilihan Waktu Bagi Si Sukses


Kalau tadi pagi saya datang di sebuah seminar Motivasi di Sabuga. Ada satu kata yang teringat sampai sekarang bagi saya. Ketika ada yang bertanya " Apa beda orang sukses dan tidak?". Jawabnya orang sukses menggunakan waktunya untuk belajar, untuk investasi (investasi network, pengetahuan, modal, uang, skill, dll) , untuk menuju ke arah kesuksesan. Orang - orang sukses yang saya sebut " si sukses " punya 1 faktor besar dalam hidupnya yang menjadi secretnya. Apa secretnya? Manajemen waktu yang baik , pilihan waktu yang benar, memilih prioritas yang tepat demi terwujudnya impian dan mimpinya.

Ketika seseorang ingin menjadi pemenang di sebuah kejuaraan olahraga. Dan dia adalah tipe " si sukses" , dia akan membuka wawasan seluas samudera mengenai olahraga, mulai mencari dan menemukan peluang untuk belajar skill olahraganya, belajar dari orang-orang yang sudah sukses di olahraga, belajar dari pakar-pakar, rutin berlatih dan dia punya pilihan waktu yang tepat. Memilih selalu mencurahkan kegiatan-kegiatannya demi mencapai mimpinya menang di sebuah ajang bergengsi di suatu Olmpiade Olahraga.

Si sukses ini akan mempunyai visualisasi bahwa impiannya akan tercapai dan dia menyiapkan impiannya dari sekarang melalui pengaturan waktu dan waktu yang tepat , efisien dan menetapkan prioritasnya dengan tepat

Contoh : Jika bukan "si sukses" di bidang olahraga, ada teman mengajak utk berdugem ria, mengajak hura-hura dan jalan-jalan tiap weekend dia akan tergoda dan akhirnya ikut ajakan teman-teman di lingkungannya. Tetapi ketika si sukses yang menjawab , dia akan punya manajemen waktu dan proritas yang tepat, sehingga mampu " say NO" dan lakukan dengan antusias yang penuh di kegiatan-kegiatan yang menunjang impian besarnya di masa depan.

Waktu? Orang sering berkata 24 jam tak cukup, tapi kenapa dengan 24 jam ada yang bisa melakukan 10 pekerjaan tetapi ada juga yang bisa mengerjakan 50 pekerjaan. Itulah kekuatan manajemen waktu bagi si sukses. Sebuah rahasia sukses dari pengelola waktu dengan baik

Lakukanlah visualisasi orang sukses, lakukan gerakan orang sukses" Layaknya orang yang sudah sukses" dan selalulah lakukan yang kiat perbuat demi yang di Atas. Yaitu Tuhan. Lakukan apa yang baik dan memilih waktu yang berharga utk mengembangkan diri atas nama dan kehendak Tuhan. Amin