Mengenai Saya

Foto saya
I am still 22 years old. Graduated from Chemical Engineering ITB. Part of @yli_ac. Struggling to be a Supply Chain Specialist in a Multinational FMCG Company. Twitter: @Ivanhadinata; Linkedin: http://id.linkedin.com/pub/ivan-hadinata-rimbualam/37/b26/58a

Senin, 06 April 2009

Si Sukses Senang Hal Simpel


Beberapa waktu yang lalu, kira-kira sekitar 1 bulan yang lalu gw menghadiri suatu seminar motivator yang dibawakan oleh motivator terkenal di Asia. Seminar tersebut didatangi oleh lebih dari 1000 peserta. Makna dari seminar itu sangatlah berbobot dan penting bagi perubahan kehidupan kita kalau ingin menjadi orang sukses. Ada 1 pernyataan yang masih mengiang-ngiang di telinga saya sampai saat ini. Motivator terkenal di Asia berkata " Apa beda orang sukses dan tidak ?" Jawabnya ," bedanya yaitu " Orang sukses membuat hal yang rumit menjadi SIMPEL sedangkan orang pintar dan gagal mengubah hal SIMPEL menjadi rumit ! " Pernyataan yang luar biasa tersebut telah menyadarkan saya berkali-kali lipat lebih sadar bahwa " Si Sukses Senang Hal SIMPEL". Oiya, sadar kan kita..

Sebuah ilustrasi dari motivator terkenal tersebut untuk mempertegas pernyataan tersebut. Sebuah cerita lampau dari Amerika & Rusia. Astronot Amerika ketika terbang ke luar angkasa (ke luar bumi) untuk melakukan survei, penelitian atau hal-hal scientist lainnya mengalami sebuah hambatan. Ketika astronot Amerika mau mencatat hasil penelitiaanya atau hasil yang ditemukannya di luar angkasa, astronot tersebut tak bisa karena Pen yang digunakan tintanya terbang-terbang. Tinta pen yang digunakan terbang-terbang karena di luar angkasa gravitasinya sangat kecil sekali. Lalu astronot tak bisa mencatat akibat kondisi seperti itu. Kemudian scientist-scientist di Amerika melakukan riset dan penelitiaan dengan budget yang luar biasa besarnya demi menemukan cara agar tinta pennya tidak terbang-terbang , dalam rangka menciptakan pen khusus gravitasi kecil. Waw uang yang dibuang kata motivator tersebut sangat banyak. Tapi astronot Rusia beda, dia ketika ke luar angkasa jika mau mencatat sesuatu tidak menggunakan pen karena tidak bisa. Sehingga dia menggunakan pencil. Pencil ternyata bisa digunakan di gravitasi rendah sekalipun.

Waw, lihatlah 2 kondisi ini. Terbukti kan bahwa " Orang sukses membuat hal yang rumit menjadi SIMPEL,sedangkan orang pintar dan gagal mengubah hal SIMPEL menjadi rumit ! ". Contoh lainnya : Dosen yang berhasil/ sukses mengajar adalah dosen yang mampu mengubah materi perkuliahan yang rumit dalam text book tebal menjadi konsep-konsep materi yang simpel sehingga materinya dapat diterima dengan mudah oleh mahasiswanya. Jadi kalau mau belajar menuju proses ke Si Sukses, mulailah belajar mengubah hal-hal yang rumit menjadi simpel !

Minggu, 15 Maret 2009

Pilihan Waktu Bagi Si Sukses


Kalau tadi pagi saya datang di sebuah seminar Motivasi di Sabuga. Ada satu kata yang teringat sampai sekarang bagi saya. Ketika ada yang bertanya " Apa beda orang sukses dan tidak?". Jawabnya orang sukses menggunakan waktunya untuk belajar, untuk investasi (investasi network, pengetahuan, modal, uang, skill, dll) , untuk menuju ke arah kesuksesan. Orang - orang sukses yang saya sebut " si sukses " punya 1 faktor besar dalam hidupnya yang menjadi secretnya. Apa secretnya? Manajemen waktu yang baik , pilihan waktu yang benar, memilih prioritas yang tepat demi terwujudnya impian dan mimpinya.

Ketika seseorang ingin menjadi pemenang di sebuah kejuaraan olahraga. Dan dia adalah tipe " si sukses" , dia akan membuka wawasan seluas samudera mengenai olahraga, mulai mencari dan menemukan peluang untuk belajar skill olahraganya, belajar dari orang-orang yang sudah sukses di olahraga, belajar dari pakar-pakar, rutin berlatih dan dia punya pilihan waktu yang tepat. Memilih selalu mencurahkan kegiatan-kegiatannya demi mencapai mimpinya menang di sebuah ajang bergengsi di suatu Olmpiade Olahraga.

Si sukses ini akan mempunyai visualisasi bahwa impiannya akan tercapai dan dia menyiapkan impiannya dari sekarang melalui pengaturan waktu dan waktu yang tepat , efisien dan menetapkan prioritasnya dengan tepat

Contoh : Jika bukan "si sukses" di bidang olahraga, ada teman mengajak utk berdugem ria, mengajak hura-hura dan jalan-jalan tiap weekend dia akan tergoda dan akhirnya ikut ajakan teman-teman di lingkungannya. Tetapi ketika si sukses yang menjawab , dia akan punya manajemen waktu dan proritas yang tepat, sehingga mampu " say NO" dan lakukan dengan antusias yang penuh di kegiatan-kegiatan yang menunjang impian besarnya di masa depan.

Waktu? Orang sering berkata 24 jam tak cukup, tapi kenapa dengan 24 jam ada yang bisa melakukan 10 pekerjaan tetapi ada juga yang bisa mengerjakan 50 pekerjaan. Itulah kekuatan manajemen waktu bagi si sukses. Sebuah rahasia sukses dari pengelola waktu dengan baik

Lakukanlah visualisasi orang sukses, lakukan gerakan orang sukses" Layaknya orang yang sudah sukses" dan selalulah lakukan yang kiat perbuat demi yang di Atas. Yaitu Tuhan. Lakukan apa yang baik dan memilih waktu yang berharga utk mengembangkan diri atas nama dan kehendak Tuhan. Amin

Senin, 16 Februari 2009

Time Management


--Kejarlah Waktu, Kau Bakal Terpepet--

Banyak orang mengeluh "Waktunya kurang nie, mepet abis", " Saya kurang waktu luang nie". Dunia ini makin bertambah sibuk dan penuh kegiatan yang beragam, lalu dimanakah kita sebagai manusia yang produktif menempatkan itu semuanya? Kita harus mulai menata diri kita untuk mengatur waktu kita secara utuh agar kita tidak dikejar waktu , tapi kita mengejar waktu....
Kalau boleh dibilang manajemen waktu dimulai saat kita menentukan tujuan/ misi hidup Anda. Kita memulai membayangkan misi hidup kita seperti bagaimana kita membayangkan saat detik-detik terakhir kita meninggalkan hidup di dunia ini. Mau diperlakukan seperti apa kita? Mau jadi orang apakah kita di detik-detik terakhir? Tujuan hidup kita akan membuat kita bisa mengatur prioritas hidup kita. Kita mau jadi orang seperti apa saat terakhir kita berada di dunia ini. bayangkan itu dan kau akan tahu apa misi hidupmu di dunia ini.
Lalu kitapun bergerak ke arah , hidup yang pas. Aturlah hidup kita agar seimbang 6 unsur yang paling fundamental " Spiritual, Kesehatan, Keluarga, Finansial, Sosial dan Pekerjaan ". Kita harus mampu menjaga keseimbangan unsur tersebut dalam hidup keseharian kita. Kemudian belajarlah membuat perencanaan " Jika kita telah melakukan perencanaan kegiatan yang matang dan terkonseptual maka kita sudah berhasil/sukses menjalani tugas kita sebesar 50% " Jadi hargailah dan mulailah merancang, merencanakan sesuatu. Melalui planner, agenda dan sebagainya.....

Sumber : Time Management " Mengelola Waktu dengan Bijak"

Rabu, 04 Februari 2009

Think The Opposite

Whatever You Think, Think The Opposite, (Karangan Paul Arden, penulis buku bestseller dunia) sebuah Buku yang baru gw baca hari ini. Buku ini memberikan sudut pandang yang berbeda 180 derajat terhadap pemikiran yang umum. Buku ini bercerita keyakinan diri seseorang untuk bertindak dna mengambil keputusan. Buku ini tentang cara berpikir yang berbeda sekali dengan buku-buku umumnya. Buku ini mengajak kita menaruh diri kita di arah paradigma yang berbeda. Kata-kata indah di dalam buku ini yaitu : " Jika Anda ingin tahun bagaimana kehidupan Anda nantinya, Anda hanya perlu tahu kemana Anda menuju." Saya diajak berpikir bolak balik, memikirkan dari paradigma yang berbeda, belajar keluar dari zona aman, belajar berkreatif dan menjadi berbeda dengan orang lain. Hidup ini bagaikan mengikuti arus air, kebanyakan orang hanyut di aliran air itu dan hanya mengikut orang lain. Hidup kebanyakan orang hanya berani di zona nyaman dan aman, mereka hanya mau mereka selamat dan benar, mereka mau semuanya berjalan dengan pasti , mereka mempunyai hidup yang tak berarah dan mengikuti jalan yang orang lain tempuh. KIta diajak berbeda, berani mengambil resiko , keluar dati zona nyaman & aman , belajar lebih memikirkan hal berbeda dan inspiratif. Menuju kesuksesan adalah punya banyak jalan , dan jalan itu tidak hanya melalui jalan-jalan lurus yang mudah dan aman ,tapi mungkin melalui jalan-jalan berduri dan berlubang. Tapi ketika kita mampu melewati jalan-jalan berlubang itu kita belajar banyak dan menjadi orang yang berprestasi serta sukses.
Whatever You Think, Think The Opposite

Minggu, 01 Februari 2009

"Sampah" Menjelma Jadi Uang?

Satu bulan yang lalu kira-kira gw menonton sebuah tayangan di televisi pas di Jakarta untuk liburan. Ada sebuah cerita bahwa seseorang mengelola bisnis persampahan dan bisa memperoleh uang sebesar lebih dari 40 juta dalam sebulan dalam bisnisnya yang "mengolah sampah". Beliau bernama Pak Hidayat (Kalau tidak salah acaranya namanya "Bosan Jadi Karyawan"). Beliau mengolah sampah menjadi kompos, briket dan banyak lagi yang bisa dijual. Semua produk jualan/bisnisnya berkaitan dengan sampah rumah tangga yang diolah lebih lanjut. Ternyata sampah bisa berubah baunya dari bau busuk jadi bau uang yach? Kita boleh terkagum-kagum dengan beliau. Selain usaha pengolahan sampah yang kreatif dan sukses pula, ada juga bisnis lainnya berupa Warung 3 R ( Reduce, Reuse dan Recycle ). Jadi dengan warung ini, warga sekitar dapat memperoleh barang-barang sembako seperti beras, mie instan dengan menukarkannya dengan sampah-sampah yang dia kumpulkan. Wah, begitu mulianya. Dari sampah bisa ditukar sembako.
Ternyata bisnis sampah(pengolahan sampah) bisa punya banyak keuntungan loh, pertama kita membantu menyelesaikan permasalahan sampah di sekitar kita (semakin besar sampah yang diolah, makin banyak permasalahan sampah yang diselesaikan. Secara tidak langsung Pak Hidayat ini membantu pemerintah mengurangi polusi sampah dan menyelamatkan lingkungan kita dari bahaya sampah), sampah memang tidak berguna lagi bagi kebanyakan orang tapi berguna bagi beliau(mampu menghasilkan uang dengan diolah jadi produk lainnya) , menciptakan banyak tenaga kerja baru dan mulianya dengan ide kreatif warung 3 R beliau. Pak Hidayat ini tidak hanya memperhatikan keuntungan yang dapat dia peroleh dari bisnisnya ini, tetapi juga dari sisi mulianya dalam membantu kebutuhan warga sekitarnya. Ide-ide kreatif dan mulia ini patutlah kita contoh sebagai warga negara yang baik dalam membantu pemerintah Indonesia. Semua wujud perilaku ini akan membantu kita menyelamatkan lingkungan dunia yang sudah penuh tercemar oleh sampah. Ayo selamatkan kembali lingkungan bumi kita ini. Superhero can't help our environment, right? but WE can. Let's start this !!
Lalu percayakah Anda sekarang "Sampah" Menjelma Jadi Uang?

Kamis, 22 Januari 2009

Motivation + Hardworking + Praying = Success


From many motivation books I've ever read, the three main foundation and recipe for success people are Motivation + Hardworking + Praying. Especially from "Succesful Business Leaders" and "When God Winks". If we mix the contain of these two books, we generally will get these three main points : motivation, hardworking and praying.

If we wanna become a successful person, we must become a hardworker person. A person who don't stop trying the best he/she can do with his/her responsibilty. He/she will held on to his/her responsibilty. He won't stop trying, though he/she has failed many times before.

With big and strong motivation, It will keep up our spirits to do better and better. With a good motivation, we can control our mood too. It will make us better each day. Motivation is not a legacy, but we can improve our motivation to do something. Example, we don't have the spirit to study at university. we can try to find our motivation. Why we must learn many subjects in our university?Why we must study? The answers are very various. The answers can make us get our motivation. Ex: We must do that because we wanna become a successful person after graduate from that university. After that we can discover our new spirit. Motivate ourself is not easy job. It's kinda interesting to learn about motivating ourself and our friends. Motivation is the set of reasons that determines one to engage in a particular behavior. Learn to motivate our friends. Give a new hope , a new spirit , a new mind setting.

Hardworking and praying are also important too. Your mental should be quite tough to face this world. Pray and pray for the God that you believed. You should give up your life for the God. Many successful people have one secret in their lifes. They try best to do all their works. They are hardworkers people. Have a passion in their life.

So.keep this recipe to face this world !!!

Selasa, 20 Januari 2009

Think Green


Think Green. Kita sudah tahu dunia kita telah rusak diporak-porandakan oleh kerusakan lingkungan. Dunia makin panas , global warming telah menandakan dunia makin rusak. Es di kutub mencair, suhu makin naik, polusi udara makin manjadi-jadi. Berbagai polusi udara, air, tanah dan suara telah terjadi dan semakin parah sekarang ini.
Sebenarnya banyak hal yang dapat kita lakukan dalam mengurangi polusi udara, polusi tanah, polusi air. Tapi masalahnya kita kadangkala tidak tahu dan malas berbuat itu, think green. berikut kegiatan-kegiatan pecinta lingkungan demi terwujudnya lingkungan yang lebih baik.

1. Menanam Pohon Lebih Banyak Lagi
Kegiatan menanam pohon harus digalakkan lebih lagi, memperbanyak pohon, mengembalikan pohon-pohon di hutan, melakukan reboisasi hutan kembali, memberi banyak pohon di tiap rumah, menanam pohon di kampus, hijaukan dunia ini dengan pepohonan dan cegah pengrusakan lingkungan.

2. Mematikan lampu jika tidak digunakan (menghemat listrik)
3. Menghemat penggunaan air
4. Tidak membuang sampah sembarangan

5. Mengurangi penggunaan AC
6. Melakukan pemilahan sampah (organik dan anorganik) agar lebih mudah pengolahan sampahnya dibandingkan jika sampah dicampur saja. Sampah yang organik dapat dibuat jadi kompos sehingga bermanfaat, dengan begitu kita akan mengurangi sampah yang dihasilkan manusia. Melakukan pembuatan kompos akan menjadi kegiatan pendorong berkurangnya sampah organik. Belajarlah cara composting melalui berbagai metode. Reduce sampah yang ada

7. Kurangi penggunaan kertas (paperless)
Kita menuju ke dunia paperless generation. Dunia yang semakin mengurangi sampah, salah satunya yaitu kertas dengan mengurangi penggunaan kertas. Misalnya publikasi kegiatan lewat dunia maya(Facebook, Friendster, Blog dll) demi mengurangi sampah dan habisnya tanaman penghasil kertas.

8. Daur Ulang Sampah Aseptik dan Karton (recycle paper)
Siapa bilang kalo sampah ga bisa hasilkan uang lagi?Sampah Aseptik yang merupakan sampah kotak minuman yg banyak beredar dengan merk SIG atau TetraPak ini sudah menjamur di pabrik-pabrik makanan di Indonesia. Pengepakan dengan kemasan aseptik membuat produk makanan terjaga kualitasnya tetap baik. Kemasan aseptik terdiri dari karton , plastik dan aluminium foil. Plastiknya dan aluminium foil bisa dijual. Masalah kardusnya kita dapat jadikan Pulp lalu dilakukan screening sehingga dilakukan daur ulang sampah karton. Kita jadikan bubur kertas lalu dicetak lagi menjadi kertas/ karton seni. Idenya bgus kan. Jadi bisa di recycle sampah kertasnya. Sampah-sampah koran juga bisa dijadikan pulp lalu diolah jadi kertas seni.

9. Bersepeda atau Jalan Kaki
Bersepeda atau jalan kaki sebagai sarana transportasi jarak deka merupakan salah satu cara pengurangan polusi karbon hasil pembakaran bahan bakar kendaraan bermotor. Selain kita membantu mengurangi polsui udara, kita juga sekalian berolahraga untuk menyehatkan badan kita melalui bersepeda dan jalan kaki. Upaya ini mudah dilakukan tapi seringkali malas dilakukan. Cobalah membudayakannya.

10. Kurangi Penggunaan Plastic Bags
Plastic bags are one of the things you can cut down on right away and use Reusable Bags
Benefits of using reusable bags:
  • to helping the environment
  • kinder to hands and fingers than plastic carrier bags when filled up
  • can hold twice as many items as conventional plastic carrier bags
  • have handle straps that can go over the shoulder, leaving both our hands free for other purposes and making it easier for us to carry more
  • will not burst under the weight of heavy items
  • are inexpensive and can be washed
Kita bisa mengurangi dengan tidak usah meminta kantong plastik ketika membeli barang dalam jumlah yang sedikit, jangan budayakan menggunakan kantong plastik kebanyakan, bawalah tas belanjaan ketika mau ke supermarket atau pasar tradisional.
11. Kurangi sampah itu sendiri (Budayakan Zero Waste)
Kurangi sampah-sampah apalagi yang berbahaya seperti stereoform, plastik, dan bahan sampah berbahaya lainnya.